Penulis: admindesa

Masyarakat Baduy Pecahkan Rekor Dunia Menenun Warna Alam

Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID) berikan penghargaan kepada masyarakat Baduy atas prestasinya memecahkan Rekor Dunia menenun kain tenun Baduy pewarna alam dengan peserta terbanyak. Sebagai upaya mengenalkan kerajinan khas masyarakat Baduy yang ada di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak kepada dunia, masyarakat setempat menenun secara serempak pada acara pembukaan Festival Baduy 2016, yang pertama kali digelar 4-6 Oktober. I Nyoman Shuida, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan Kemenko PMK mengapresiasi perhargaan tersebut, dan  pihaknya baru pertama kali menyaksikan sebanyak 500 orang penenun tradisional menenun secara bersamaan. “ Saya menyaksikan sendiri, 500 orang penenun melakukan tenun secara serempak. Untuk...

Read More

Meriah, Ribuan Warga Ikuti Festival Baduy

Ribuan warga kunjungi Festival Baduy di Desa Kanekes. Festival kali pertama ini mendapat apresiasi bagus dari pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat adat. Kanekes terletak di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Desa Kanekes dipimpin oleh seorang Jaro atau Kepala Desa yang ditetapkan oleh kelembagaan adat Baduy. Lembaga adat Baduy menaungi 65 kampung, terdiri dari 61 kampung Baduy luar, 3 kampung Baduy dalam, dan 1 kampung bernama Cicakal Girang (masyarakat muslim yang mendiami wilayah Desa Kanekes). Festival Baduy terselenggara atas inisiatif Desa Kanekes. Awalnya, kepala desa dan perangkat desa berkunjung ke Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Desa itu tengah menggelar Festival...

Read More

Semangat Bupati Lebak Untuk Festival Baduy 2016

kanekes.desa.id. Jum’at, 4 November 2016.  Cuaca hujan tidak menyurutkan Ibu Bupati Lebak dalam kunjungan kali kedua acara Festival Baduy 2016 di Kp Kaduketug Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar. “Pelaksanaan Festival Baduy 2016 kali pertama ini, sebenarnya membuat saya deg-degan sebab dugaan saya akan banyak kekurangan. Namun semua itu tidak terjadi, hal ini dibuktikan  dengan antusias masyarakat khususnya kehadiran pelaku penenun tradisional berbahan pewarna alam, pelaku kerajinan lainnya ketempat acara sangat bersemangat,” kata Iti Oktavia Jayabaya, Bupati Lebak. Selain Bupati Lebak, 4 (empat) pejabat dari kementerian juga hadir dalam acara tersebut. Salah satunya Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan Kemenko PMK...

Read More

Warga Baduy Dukung Demontrasi 4 November 2016

Sejumlah media massa nasional masih menyoroti rencana ribuan massa dari ormas Islam yang akan menggelar demonstrasi di Jakarta terkait dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 4 November 2016 mendatang. Hingga saat ini topik tersebut masih menjadi buah bibir dan menjadi bahan diskusi di warung-warung kopi, emperan dan media sosial lainnya. Momentum tanggal 4 November  menjadi catatan sejarah tersendiri bagi warga Desa Kanekes, Baduy, mengingat baru pertama kalinya  mereka melakukan demontrasi dengan mengerahkan kurang lebih 500 orang penenun. Mendukung kegiatan tersebut, Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mensukseskan...

Read More

Penjaga Warna Alam Tenun Baduy

Sukma adalah satu dari segelintir pengrajin Baduy yang masih bertahan melestarikan kain tenun Baduy dengan menggunakan benang pewarna alami. Ditemui di kediamannya pada Kamis (27/10/2016) pagi di Kampung Cipondok Desa Kanekes Kabupaten Lebak, Sukma dengan terbuka memaparkan setiap bahan dari pewarna alami berikut dengan proses dari tahapan-tahapan pewarnaan benang. Bahan-bahan pewarna alami diambil dari tanaman-tanaman yang relatif mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita.  Semisal untuk mencari pewarnaan biru dapat diambil dari daun tarum (indigo), abu-abu dari daun jawer kotok, kuning dari daun puteri malu, hitam dari kulit pohon tunjung atau dari karat besi tua, coklat dari kulit mahoni, merah...

Read More