Piagam Penghargaan LEPRIDLembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID) berikan penghargaan kepada masyarakat Baduy atas prestasinya memecahkan Rekor Dunia menenun kain tenun Baduy pewarna alam dengan peserta terbanyak. Sebagai upaya mengenalkan kerajinan khas masyarakat Baduy yang ada di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak kepada dunia, masyarakat setempat menenun secara serempak pada acara pembukaan Festival Baduy 2016, yang pertama kali digelar 4-6 Oktober.

I Nyoman Shuida, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan Kemenko PMK mengapresiasi perhargaan tersebut, dan  pihaknya baru pertama kali menyaksikan sebanyak 500 orang penenun tradisional menenun secara bersamaan.

“ Saya menyaksikan sendiri, 500 orang penenun melakukan tenun secara serempak. Untuk bahan pewarna yang digunakannya pun dari bahan alamai,” kata I Nyoman Shuida saat menyerahkan penghargaan kepada Kepala Desa Kanekes, Saija belum lama ini.

Menurut Shuida, Festival Baduy merupakan inisiasi pemerintah sebagai bagian dari pengembangan program peduli yang dikoordinasikan dan didukung oleh mitra dan Rimbawan Muda Indonesia. Support dan apresiasi tersebut, lanjut Shuida patut diberikan kepada masyarakat Baduy dan Pemkab Lebak, dengan menyandang daerah tertinggal namun tidak menyurutkan kreatifitas masyarakat, serta pemerintah daerah-nya yang terus berupaya agar Lebak lebih maju.

” Pemerintah akan concern melalui program peduli dengan melibatkan banyak pihak. Program ini memang akan berakhir tahun ini, tapi ke depan kita kedepankan brand yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Medali Penghargaan LEPRIDDirektur LEPRID Paulus Pangka menyebut, 500 penenun yang melakukan tenun serempak berhak dinobatkan sebagai pemecah rekor dunia.

“Ini luar biasa dan perlu diapresiasi, demo yang seperti ini yang perlu dipertahankan tanpa embel-embel,” katanya.

Sementara Kepala Desa Kanekes, Saija mengatakan, pihaknya merasa berterima kasih atas perhatian dan penghargaan yang telah diberikan kepada masyarakat Baduy.

“ Saya berterima kasih atas penghargaan yang telah diberikan oleh LEPRID kepada masyarakat Baduy, dan tentunya kepada Bupati Lebak yang telah menginisiasi acara festival Baduy. Ssemoga kedepan dengan upaya pemerintah daerah untuk membangun gerbang Budaya, bisa lebih menarik wisatawan yang datang berkunjung,” ungkapnya.

sumber : http://bantenday.com/tenun-baduy-pecahkan-rekor/